Sabtu, 22 Januari 2011

Managemen Resiko Pada Forex Trading

Ada 5 macam manajemen resiko trading yang bisa digunakan, bisa kita menggunakan salah satu atau semuanya tergantung dari keinginan dan kemampuan akan resiko yang akan ditanggung oleh trader.

1. Stop Loss / Stop Order Loss

Teknik ini merupakan teknik yang paling mudah dimana resiko yang kita ambil hanya sebatas berapa poin yang telah kita tentukan (misalnya 30 atau 50 poin dari harga yang kita ambil). Untuk menggunakan teknik stop loss kita memberikan stop order dibawah harga bila kita beli (buy order) atau diatas harga bila kita jual (sell order).

Contoh: Jika kita Buy USD/Yen 117.00 kita taruh stop loss / stop order sell di 116.50
Jadi bila harga turun ke 116.50 kita hanya rugi 50 poin.

2. Limit Order

Teknik ini merupakan teknik memesan order posisi di harga yang kita tentukan sendiri.Harga yang kita tentukan untuk masuk posisi buy atau sell, sehingga jika harga tersebut tidak tercapai maka kita tidak akan mengalami kerugian dan beban biaya. Limit order berlaku sampai dengan waktu penutupan New York Market (Good Till New York), penutupan market jumat (Good Till Friday), atau sampai limit tersebut dibatalkan (Good Till Cancel).

Contoh : Kita memasang limit order buy USD/Yen di 116.00 Kemudian harga hanya turun ke 116.50 lalu kembali naik ke 117.00, sehingga limit order tesebut tidak kena yang kemudian order tersebut dapat kita batalkan.

3. Hedging / Locking

Teknik ini merupakan teknik yang banyak digunakan trader, tetapi teknik ini harus digunakan dengan perhitungan yang matang. Teknik ini mengandung resiko dikarenakan kita harus menganalisa kapan kita membuka hedging / locking posisi tersebut. Kita juga akan dibebankan dengan biaya charge komisi dan interest swap 2 kali, sehingga dana kita harus cukup untuk membayar biaya tersebut. Teknik ini digunakan trader yang tidak ingin rugi sama sekali.

Contoh: Jika kita Buy USD/Yen 117.00 dan Sell USD/Yen di 116.90 kita membuka posisi buy 117.00 jika harga naik diatas 117.10 dan membuka posisi sell 116.90 jika harga turun di bawah 116.80.

4. Switching / Turn Over

Teknik merupakan teknik merubah posisi, dimana bila posisi yang kita buat salah kita membuang / melikuidasi posisi yang kita miliki dan mengganti dengan posisi baru yang berlawanan arah.

Contoh : Jika kita Buy USD/Yen 117.00 kemudian harga turun ke 116.80 kita melikuidasi posisi buy tersebut, kemudian mengambil posisi sell baru di 116.80.

5. Average

Teknik ini merupakan teknik koleksi posisi, dimana kita menambah posisi sama di harga yang berbeda. Teknik ini merupakan teknik yang membutuhkan modal besar, tetapi potensi keuntungan juga besar.

Contoh : Jika kita Buy USD/Yen 117.00 kemudian harga turun di 116.50 kita kemudian buy lagi diharga 116.50, dan jika hargaturun lagi ke 116.00 kita buy lagi diharga tersebut, kemudian melepas posisi itu semua di jika harga naik ke 117.50.

2 komentar

rika debbie 26 April 2016 03.27

salah satu keuntungan yang juga selalu digunakan da;am trading di octafx yaitu dengan memanfaatkan limit order, dengan cara ini maka kita tidak perlu didepan chart terus setiap saat namun untuk profit tetap bisa kita peroleh

kaito kid 2 Mei 2016 20.57

Dapatkan $123 di dalam akun bonus Di FBS

Bonus bisa dipakai untuk trading selama 7 hari kerja dari bonus masuk ke akun
Profit Anda tidak terbatas
Anda bisa dapat bonus tanpa butuh verifikasi dan notifikasi

Tertarik ... ? coba ikuti link ini

keuntungannya untuk FBS?

Bonus 100% deposit untuk trading
Promosi kontes tetap dan menguntungkan
Komisi mitra yang paling besar: sampai $80 per lot
Deposit dan penarikan via sistem apapun dalam mata uang apapun
Leverage 1:3000 ... Maknyus paling besar

Poskan Komentar